Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ciri Ciri Pohon Cengkeh


Tanaman cengkeh merupakan tanaman asli dari negara Indonesia dan memiliki nama latin Syzygium aromaticum. Cengkeh sangat mudah tumbuh di iklim tropis, baik di daerah dataran rendah maupun di dataran tinggi. Tahukah kamu apa saja yang menjadi ciri-ciri pohon cengkeh? Pohon cengkeh tergolong ke dalam tanaman tahunan.

Pada umumnya masyarakat memanfaatkan cengkeh sebagai rempah-rempah atau bumbu masakan. Hal ini dikarenakan cengkeh mampu memberikan rasa nikmat pada berbagai macam makanan. Selain digunakan sebagai bumbu masak, cengkeh juga dimanfaatkan untuk memberi rasa nikmat dan aromatis pada minuman panas.

Morfologi dan Ciri-Ciri Pohon Cengkeh

Tanaman cengkeh tergolong ke dalam klasifikasi genus syzygium dan family myrtaceae. Biasanya tanaman ini akan bertahan hidup dengan baik pada tempat yang cukup air dan sinar matahari. Secara fisik tanaman cengkeh mempunyai karakteristik yang khas, sehingga mudah untuk membedakan dengan tanaman lain. Berikut beberapa ciri tumbuhan cengkeh yang bagus pada setiap bagiannya:


Batang

Batang tanaman cengkeh tergolong ke dalam jenis batang berkayu. Sifat kayu pada batang tanaman cengkeh ialah kuat, keras, dan tinggi. Terdapat beberapa cabang yang dipenuhi banyak ranting pada batang tanaman cengkeh. Pada bagian permukaan batang mempunyai tekstur yang cenderung kasar.

Percabangan ranting pada batang cengkeh disebut monopodial, yang artinya bisa dibedakan secara mata telanjang antara batang pokok dan cabangnya. Batang tanaman cengkeh tumbuh secara erectus atau tegak lurus.

Sama seperti batang utamanya, cabang batang pohon cengkeh tumbuh dengan arah yang condong ke atas. Ukuran panjang tanaman ini yaitu sekitar 10 hingga 15 meter. Batang tanaman cengkeh dikenal sangat kuat, sehingga mampu bertahan hidup hingga puluhan tahun.


Akar

Tanaman cengkeh memiliki sistem perakaran berupa akar tunggang. Definisi akar tunggang adalah akar pokok suatu tumbuhan berasal dari akar lembaga dan memiliki cabang-cabang. Bentuk akar tanaman cengkeh ialah fusiformis atau mirip dengan bentuk tombak.

Sifat akar tanaman cengkeh sangat kuat, sehingga tidak heran jika tanaman ini mampu bertahan hidup selama puluhan tahun. Akar pada bagian yang dekat dengan permukaan tanah biasanya ditumbuhi dengan bulu akar. Fungsi ada bulu akar yakni untuk menyerap nutrisi yang dibutuhkan tanaman.


Bunga

Bunga pada tanaman cengkeh akan muncul di bagian ujung ranting dan tangkainya berupa bertandan atau penden. Bunga cengkeh tergolong ke dalam bunga majemuk. Pada bagian ujung tangkainya selalu ditutup dengan bunga, sehingga disebut sebagai bunga terbatas. Jenis bunga pada tanaman cengkeh ialah bunga tunggal.

Bagian-bagian yang menyusun bunga cengkeh yaitu ibu tangkai, tangkai, serta dasar bunga. Awalnya bunga cengkeh akan berwarna pucat, kemudian mengalami perkembangan menjadi hijau. Tahap terakhir pada perkembangan bunga cengkeh ditandai dengan warna merah.

Kelopak bunga cengkeh memiliki bentuk seperti corong. Sedangkan bagian mahkotanya memiliki bentuk seperti bintang dengan ukuran panjang sekitar 4 hingga 5 mm. Benang sari pada bunga tanaman cengkeh memiliki panjang kurang lebih 5 mm.


Daun

Daun yang dimiliki tanaman cengkeh tidak tergolong ke dalam daun lengkap. Hal tersebut dikarenakan daun cengkeh tidak mempunyai bagian pelepah atau upih daun. Daun cengkeh hanya mempunyai petioles atau tangkai daun dan lamina atau biasa disebut dengan helaian daun.

Bentuk daun cengkeh adalah lonjong dan pada bagian ujungnya ditumbuhi dengan bunga-bunga cengkeh. Dalam satu ibu tangkai terdapat daun dengan jumlah lebih dari satu. Oleh karena itu, daun pada tanaman cengkeh disebut sebagai daun majemuk.

Buah dan Biji

Ciri-ciri pohon cengkeh yang terakhir dilihat dari buah serta biji yang dihasilkan. Tangkai tumbuhan cengkeh yang pada awalnya berwarna hijau akan mengalami perubahan menjadi warna merah. Perubahan warna tersebut merupakan tanda bahwa cengkeh sudah mekar. Buah yang dihasilkan tanaman cengkeh tergolong ke dalam buah semu.

Hal tersebut dikarenakan dalam pembentukan buah mengambil sebagian dari bunga cengkeh. Kulit buah cengkeh terdiri atas mesokarpium, endokarpium, dan epikarpium. Ketika tanaman cengkeh sudah berusia 5 tahun, maka tanaman ini akan menghasilkan biji. Bagian-bagian yang menyusun biji cengkeh ialah inti biji, tali biji, dan kuli.

Pohon cengkeh menjadi salah satu tumbuhan yang banyak dibudidayakan. Hal ini dikarenakan cengkeh memiliki banyak sekali manfaat. Cengkeh juga menjadi salah satu bahan dalam pembuatan rokok kretek di Indonesia.


Ciri Ciri Pohon Cengkeh - Garda Nasional

Posting Komentar untuk "Ciri Ciri Pohon Cengkeh"